Forum Online SMK Negeri 2 Banjar - Jawa Barat

Where all of big family of SMK Negeri 2 Banjar share about everything.


    Mari Belajar...To be a Trendsetter or just a Follower...?

    Share

    yayakha
    Admin

    Jumlah posting : 8
    Join date : 24.02.10
    Age : 46
    Lokasi : Banjar - Jawa Barat

    Mari Belajar...To be a Trendsetter or just a Follower...?

    Post  yayakha on Thu Mar 04, 2010 10:29 pm

    GERUMBUL Gendayakan, demikian orang menamakan daerah tersebut. Gerumbul itu terletak di wilayah RT 1 RW 3 Desa Pasinggangan Kecamatan Banyumas Kabupaten Banyumas. Ada yang menarik dari daerah itu yaitu usaha kreatif masyarakatnya memanfaatkan sungai yang melintasi di daerah tersebut. Alkisah, beberapa tahun lalu, seorang petani sederhana bernama Pak Nasum memulai aktivitas mengumpulkan batu-batu sebesar kepalan telapak tangan dari sungai tersebut dan dibawanya ke rumahnya.

    Di sela-sela kesibukannya bertani, beliau memanfaatkan waktu yang tersisa untuk memecah batu-batu tersebut menjadi batu split dan batu koral. Alat yang dipergunakannya pun sangat sederhana, yaitu hanya sebuah palu dengan ukuran yang agak besar, sekadar bisa untuk memecahkan batu-batu kali tersebut. Semuanya dilakukan secara manual dengan tenaga manusia.

    Pada awalnya, masyarakat sekitarnya di gerumbul Gendayakan yang umumnya mata pencahariannya juga bertani, tidak menaruh perhatian pada usaha Pak Nasum tersebut, bahkan cenderung memandang sebelah mata. Batu split dan batu koral produksi Pak Nasum ternyata laku dijual kepada orang-orang yang hendak mendirikan bangunan. Dari situlah sikap para tetangganya berubah.

    Mereka mulai meniru usaha yang dilakukan Pak Nasum. Sekarang ini apabila Anda mengunjungi daerah tersebut, akan menjumpai banyak tumpukan batu split dan koral di sepanjang jalan yang membelah gerumbul Gendayakan. Sebuah geliat ekonomi rakyat di sebuah kampung. Dalam perkembangannya, tidak hanya usaha batu split dan batu koral yang ada di daerah ini, tetapi juga ada usaha batu bata dan pembenihan ikan lele.

    Usaha batu bata ini pun di mulai oleh masyarakat dengan memanfaatkan lahan pertanian yang kurang produktif. Apa yang dilakukan oleh masyarakat Banyumas tersebut, baik usaha batu split, batu koral, dan batu bata, tidak terlepas dari upaya membuat/memberikan nilai tambah (added value) pada sesuatu, yaitu batu dan tanah.

    Meniru Fenomena yang dapat kita lihat dari usaha ekonomi masyarakat di Banyumas tersebut adalah meniru keberhasilan orang lain. Fenomena ini merupakan fenomena umum yang dapat terjadi di mana saja di sekitar kita.

    Di mana ada suatu keberhasilan atau kesuksesan dalam berusaha maka pihak lain akan mengikuti atau menirunya. Dalam strategi bisnis, meniru (imitate) adalah salah satu cara untuk ikut menikmati ceruk pasar yang ada. Meniru usaha yang sudah berhasil akan mengurangi risiko dibandingkan dengan memulai usaha yang benar-benar baru. Strategi meniru juga bukan tanpa risiko. Risiko tetap ada dalam setiap usaha (Theodore Levitt, 1966).

    Walaupun ada keuntungan dari strategi meniru atau “ikut-ikutan”, menjadi perintis usaha tetap lebih baik. Memang risiko yang dihadapi perintis usaha baru lebih besar dari orang lain yang meniru. Akan tetapi perintis usaha, apabila produknya diterima pasar, akan menikmati keuntungan lebih dulu dari pada para pesaing yang menirunya. Apalagi dari segi branding, perintis usaha akan mendapatkannya, artinya dia akan lebih dikenal oleh konsumennya.

    Seperti yang dilakukan sebagian masyarakat gerumbul Gendayakan Banyumas yang memperoleh penghasilan dari bertani dan memproduksi batu koral/split dan batu bata tersebut. Tetaplah optimistis!

      Waktu sekarang Thu Dec 08, 2016 4:43 pm